Nov 8, 2015

you know, I'm still alive today

Kalo dibilang kehidupan di media sosial gue udah cukup sirna, ya memang betul sih. Bahkan buat ngescroll timeline aja jarang. Kenapa? Karena udah capek. Tapi kali ini gue gak ingin berbicara mengenai hal itu, tapi lebih ke kesibukan gue yang tiada akhir. Yap, bener banget sama tulisan diary gue dibawah-bawah yang pernah menuliskan bahwa semester 4 itu capek tapi bakal berlalu dan bakal ditindas dengan kenyataan di semester 5 yang cukup membuat gue sedikit goyah.

Dimulai dari minggu awal-awal kuliah semester 5 yang ternyata "sedikit" yah tugasnya hehehehe fuck yeah, it's true. Namun, tugas sedikit bukan berarti sedikit juga mengerjakannya. I'm in an unstoppable wheel right now. Nugas pagi, kelas siang, lanjut nugas malem, dan seterusnya. Istirahat hanya lu dapetin di hari Sabtu Minggu ketika keluarga lo ngajak refreshing jalan-jalan dan lo seneng tapi lo lupa badan lo itu rasanya kaya es remuk gitu dan rasanya kaya hamster karena badan lo berasa menggigil gemetaran walaupun lo gak demam. Yap, lo berada di tahap kelelahan namun lo tetap naik di sepeda roda satu itu dan terus berjalan. Tapi, badai pasti berlalu bukan?

So, gue punya pengalaman yang cukup unforgettable sekali diantara minggu minggu semester 5 ku ini. Yaitu ketika kelompok mata kuliah New Media gue akan memulai nugas bersama di salah satu mall di BSD deket rumah gue. Kami niat pergi kesana setelah kelas yang selesainya jam 5 sore. Oiya, ketika itu hari Rabu, tanggal 4 November 2015. Sepulang kampus, gue yang sedang tidak membawa kendaraan ikut di mobil temen sekelompok gue yaitu Dzulfiqar, dan dua temen kelompok gue yang lainnya yaitu Maya dan Irfansyah pergi kesana naik mobil Irfansyah. Lalu on the way lah kami, gue dan Fiqar berinisiatif untuk ngambil laptop Fiqar dulu di rumah dia, berhubung masih di BSD juga rumahnya. Maya dan Irfan sudah lebih dulu menuju mall tersebut. Lalu belum juga nyampe rumah Fiqar, Maya nelfon gue dan bertanya "nad, fiq punya tow cable gak?" wtf gue mana paham benda macam apa itu. Namun akhirnya diberi penjelasan lebih lanjut yang menyatakan bahwa mobil Irfan mogok :) dan perlu diderek :) nice kan :) namun kami tak berkecil hati, gue dan Fiqar tetep optimis ambil laptop dan bergegas menyusul mereka yang sedang kesulitan berada di seberang McD Sunburst BSD.

Yap dan benar sekali saudara saudara, mobil sedan putih Irfan sedang terpampang nyata di pinggir jalan. Gue dan Fiqar akhirnya memutuskan untuk parkir di McD dan nyebrang ke pinggir jalan untuk melihat keadaan mereka yang cukup pasrah. Irfan waktu itu sedang nelfon orang derek mobil dan sepertinya memakan biaya yang hampir cukup untuk beli peralatan sablon fancy kami. Tapi ya mau gimana, mobil tetap harus diderek sehingga karena kami tak ada kerjaan juga selain harus berdiskusi tentang tugas New Media yang harusnya bikin interactive infographic akhirnya kamipun masuk dan berdiskusi tentang tugas kami di mobil yang mogok tersebut :) Sungguh pengalaman yang takkan terlupakan, dari mulai bungkus McD makan di mobil, main game, dan akhirnya sketsa tugas kami lakukan di mobil sampai kira-kira jam setengah 9 malem mobil derek datang. Pada saat itulah kami berpisah, Maya dan Irfan mulai masuk ke dalam pawai pribadinya alias duduk di dalem mobil yang mogok sambil diangkut mobil derek. Gue dan Fiqar balik ke home. Begitulah kira-kira, dan tak lupa keesokan paginya gue dan beberapa gabungan kelompok lain harus capcus ke Pacific Place buat survey ke @ America dan harusnya liat interactive display mereka namun MEREKA BUKA JAM 1 WTF BRO padahal gue berangkat dari rumah dari jam 6.45 hiks dan mobil Fiqar juga sempet mogok mogok di pagi hari :):):) veri veri tidak meyakinkan yang akhirnya balik ke rumah gue, buat tukeran mobil saja.

Yah begitulah kurang lebih keanehan minggu ini, semoga seterusnya takkan ada halangan lagi. Amiinn


No comments: